Sobat,
Pandanglah langit biru bertabur gumpalan putih
Bermandikan hangatnya napas kehidupan
Tak ayal, jangankan langit nan bumi tersenyum
Langkah kecilmu penuh secercah kecerahan
Cinta mampu mati dalam genggaman
Namun cinta tak mati dalam hatimu
Yang selalu menjamah dunia kecilmu
Kami, sobat yang kan berbagi tangis denganmu
Boleh aku memberi tanda tanyaku?
Apa impianmu saat matamu,
bergelayutan dalam dunia mimpi
Entah apa itu, kami akan selalu menyentuh pundakmu
Mengganti hatimu yang tercompang-camping
Oleh gemerlapnya dunia fana
Kau, sobatku...
Percayakan impianmu pada tangan mungilmu
Disitu tersimpan kekuatan unbelievable
Kepakkan jiwa mudamu
Tersenyumlah dalam rintik tangis hujan
By : Desak Kurnia
@Gema Harapan ed. Mei 2011
0 komentar:
Posting Komentar